Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Alternator dan Generator yang Mendasar

Alternator dan generator adalah dua perangkat mekanik yang memiliki kemampuan mengubah energi mekanik menjadi energi listrik.

Meskipun keduanya memiliki fungsi serupa, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam beberapa aspek. Dalam artikel ini akan membahas beberapa perbedaan utama antara alternator dan generator.

Alternator Generator

Definisi

Alternator: Alternator adalah perangkat yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik AC (arus bolak-balik).

Generator: Generator adalah perangkat mekanik yang dapat mengubah energi mekanik menjadi energi listrik, baik dalam bentuk arus bolak-balik (AC) maupun arus searah (DC), tergantung pada desain dan konfigurasinya.

Output

Secara umum, alternator memiliki output (daya listrik) yang lebih tinggi dibandingkan generator. Hal ini karena desain dan karakteristik kinerja alternator yang lebih modern dan efisien.

Efisiensi

Alternator lebih efisien dibandingkan generator. Efisiensi yang dimaksud adalah ukuran dari seberapa baik perangkat dapat mengubah energi masukan (energi mekanik) menjadi energi keluaran (energi listrik) yang diinginkan.

Rentang RPM (Rotasi Per Menit)

Secara umum, alternator memiliki rentang RPM yang lebih luas dibandingkan generator. Hal ini disebabkan oleh perbedaan dalam desain dan konstruksi keduanya.

Cara Kerja

Hal utama yang membedakan cara kerja antara alternator dan generator adalah bahwa dalam alternator, medan magnet berputar di sekitar jangkar stasioner. Sementara itu, pada generator jangkar berputar di dalam medan magnet stasioner.

Aplikasi

Alternator terutama sering digunakan dalam industri otomotif sebagai sistem pengisian baterai, sedangkan generator banyak digunakan untuk menghasilkan listrik dalam skala besar.