Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis-Jenis Pengukuran dalam Pemesinan

Kualitas produk dari hasil proses produksi memang menjadi tujuan utama. Namun, untuk meraih itu semua perlu melalui proses ketelitian. Hal yang sangat penting adalah soal pengukuran, karena jika dalam pengukuran sudah baik maka hasil dari proses produksi tersebut menjadi baik.

Namun, untuk seorang engineer, penting sekali memahami alat ukur yang tepat digunakan untuk suatu benda atau objek tersebut. Dengan kata lain, seorang yang bekerja di bidang teknik harus mengetahui spesifikasi dari setiap alat ukur yang digunakan.

Berikut ini adalah klsifikasi pengukuran, serta alat ukur yang tepat untuk digunakan.

1. Mengukur Panjang

Mengukur panjang mungkin suatu pengukuran yang paling sering dilakukan, tapi apa saja yang termasuk dalam bagian pengukuran panjang, kita juga harus mengetahuinya, yang termasuk dalam klasifikasi pengukuran panjang ialah:

  • Diameter
  • Tebal
  • Tinggi
  • Lebar
  • Melingkar
  • Bidang

Lalu, apa saja alat ukur yang tepat untuk mengukur panjang:

alat ukur penggaris
(salah satu gambar contoh alat ukur panjang)
  • Penggaris
  • Meteran
  • Vernier caliper (jangka sorong)
  • Mikrometer

2. Mengukur Berat

Untuk mengukur berat, sebetulnya alat yang digunakan, yaitu timbangan atau neraca. Namun, timbangan jenisnya ada beberapa, seperti timbangan digital dan timbangan manual.

Metode yang digunakan juga berbagai macam, seperti menggunakan pegas, pemberat atau anak batu, dan ada juga modern timbangan hybrid. Timbangan hybrid adalah timbangan yang menggabungkan digital dan mekanik.
alat ukur neraca

3. Mengukur Temperatur

Pengukuran temperatur dapat menggunakan termometer. Alat ini dalam pembacaannya tidak memerlukan teknik khusus. Berikut jenis termometer yang umum digunakan dalam dunia teknik:

alat ukur suhu
(salah satu gambar contoh alat ukur temperatur)
  • Termometer air raksa
  • Termometer alkohol
  • Termometer bimetal mekanik
  • Termometer inframerah

4. Mengukur Kerataan

Pengukur kerataan (straiht gauge) juga sangat lazim dalam dunia teknik, seperti dalam mengukur kerataan suatu permukaan, mengukur perbedaan ketinggian, set up mesin, dan masih banyak lagi. Alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur kerataan, yaitu:

alat ukur kerataan
(salah satu gambar contoh alat ukur kerataan)
  • Dial indicator
  • Waterpass

5. Mengukur Sudut

Pengukuran ini berkaitan dengan pengukuran ke miringan suatu benda kerja. Alat ukur yang dapat digunakan ialah:

  • Bevel protractor
  • Protractor sederhana
  • Penggaris siku