Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mudah Menggunakan Mikrometer Sekrup

Mikrometer atau mikrometer sekrup adalah salah satu alat ukur yang sering digunakan dalam bidang teknik. Alat ukur ini mempunyai tiga macam, yaitu mikrometer kedalaman, dalam, dan luar. Seiring berkembangnya teknologi, saat ini juga sudah ada mikrometer yang digital, cara membacanya pun juga mudah, tetapi tentu saja harganya lebih mahal.

Namun, tidak bisa dipungkiri model jenis analog masih banyak digunakan karena selain harganya lebih murah, mikrometer analog juga lebih awet atau tahan lama. Walau begitu, banyak orang yang bekerja di bidang teknik sekalipun masih ada kesalahan dalam hal pembacaan hasil pengukuran mikrometer analog.

Untuk itu, di bawah ini akan dijelaskan cara pembacaan hasil pengukuran dari ketiga jenis mikrometer, khususnya untuk yang analog dengan ketelitian 0,01 mm.

1. Mikrometer Sekrup Kedalaman

Cara membaca hasil pengukuran Mikrometer Sekrup Kedalaman
(Gambar: Mikrometer Kedalaman)

Mikrometer kedalaman atau micrometer depth digunakan dalam mengukur kedalaman suatu benda kerja. Untuk bisa membaca hasil pengukurannya, kita harus mengetahui mana skala utama dan mana skala nonius. Di dalam gambar tersebut sudah diberi tanda mana skala utama dan mana skala nonius.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. A

Pada mikrometer dengan ketelitian 0,01 mm, skala utama garis vertikal atas satu stripnya bernilai 1 mm, dan garis vertikal bawah menujukan angka setengah atau 0,5.

Artinya, jika sudah melewati setiap garis maka harus ditambah 0,5. Lalu, berapa hasil pengukuran gambar A? Ok, benar sekali 19,60 mm. 

Contoh Soal

Untuk lebih memahami lagi, di bawah ini sudah diberikan beberapa contoh hasil pengukuran dari mikrometer kedalaman.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. B

Berapa hasil dari gambar B? Jawabannya adalah 4,38 mm.

Penjelasannya, skala utama sudah terlewati 4 garis vertikal atas dan pada skala nonius menunjukan garis ke 38. Artinya, harus ditambah 0,38 atau jika ditulis secara matematika 4,00+0,38 = 4,38 mm.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. C

Berapa hasil dari gambar C? Jawabannya adalah 15,00 mm.

Penjelasannya, pada skala utama menunjukkan tepat di angka 15 dan skala nonius menunjukan angka 0 atau jika ditulis secara matematika 15,00 + 0 = 15,00 mm.

Baca Juga: Jenis-Jenis Pengukuran dalam Pemesinan

2. Mikrometer Sekrup Dalam

Cara Membaca Mikrometer
Gambar: Mikrometer Dalam

Mikrometer dalam atau micrometer inside digunakan untuk mengukur diameter dalam dari suatu benda kerja. Cara membaca hasil dari pengukurannya sama dengan mikrometer kedalaman.

Contoh Soal

Untuk lebih jelasnya di bawah ini sudah diberikan beberapa contoh hasil pengukuran dari mikrometer dalam dengan ketelitian 0,01.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. D

Berapa hasil dari gambar D? Jawabannya adalah 15,50 mm.

Penjelasannya, pada skala utama menunjukkan sudah melewati garis vertikal atas ke-15, dan pada garis vertikal bawah tepat pada garis yang berarti harus ditambah 0,5. Lalu, pada skala nonius menunjukan angka 0 atau jika ditulis dalam matematika 15,00 + 0,5 + 0 = 15,50 mm.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. E

Berapa hasil dari gambar E? Jawabannya adalah 29,88 mm.

Penjelasannya, pada skala utama menunjukkan sudah melewati garis vertikal atas ke-29 dan sudah melewati garis vertikal bawah yang artinya harus ditambah 0,5. Kemudian, pada skala nonius menujukan garis ke-38 atau jika ditulis dalam matematika 29,00 + 0,5 + 38 = 29,88 mm.

3. Mikrometer Sekrup Luar

Cara Membaca Mikrometer
Gambar: Mikrometer Luar

Mikrometer luar atau micrometer outside digunakan untuk mengukur diameter luar, panjang, dan lebar dari suatu benda kerja. Sama seperti mikrometer yang lain, untuk bisa membaca hasil pengukuran dari mikrometer luar kita harus mengetahui skala utama dan skala nonius.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. F

Namun, mikrometer outside mempunyai beberapa perbedaan dengan mikrometer jenis lain, seperti yang terlihat pada skala utama garis vertikal yang bawah merupakan garis penunjuk angka serta urutan angkanya dari kiri kekanan, sedangkan garis vertikal atas merupakan garis yang bernilai setengah atau 0,5. Artinya, jika sudah melewati harus ditambah 0,5.

Hasil dari pengukuran dari gambar F adalah 19,55 mm.

Penjelasannya adalah skala utama garis vertikal bawah sudah melewati garis ke-19 dan sudah melewati garis vertikal atas yang artinya harus ditambah 0,5 dan skala nonius menunjukan garis ke-5. Artinya, harus ditambah 0,05 atau jika ditulis dalam matematika 19,00 + 0,5 + 0,05 = 19,55 mm.

Contoh Soal

Untuk lebih jelasnya sudah diberikan beberapa contoh di bawah.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. G

Berapa hasil dari gambar G? Jawabannya adalah 0,60 mm.

Penjelasannya, pada skala utama garis vertikal bawah masih menunjukkan 0 dan sudah melewati garis vertikal atas, Artinya, harus ditambah 0,5 serta skala nonius menunjukan 10 yang berarti harus ditambah 0,10 mm atau jika ditulis secara matematika 0 + 0,5 + 0,10 = 0,60 mm.

Cara Membaca Mikrometer
Gambar. H

Berapa hasil dari gambar H? Jawabannya adalah 0,05 mm.

Penjelasannya, pada skala utama garis vertikal bawah masih menunjukan 0 dan skala nonius menujukan 5 yang artinya harus ditambah 0,05 atau jika ditulis secara matematika 0 + 0,05 = 0,05 mm.