Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Aptera Kendaraan Bertenaga Surya Bisa Tanpa Charger Listrik

Startup yang berbasis di San Diego, Amerika, akhirnya memamerkan edisi peluncuran dari model debut kendaraan bertenaga surya mereka, Aptera.

Aptera

Meskipun ada beberapa tantangan yang harus diatasi, seperti kebutuhan akan pendanaan tambahan, tetapi kendaraan yang sangat dinantikan ini diharapkan akan masuk ke tahap produksi pada akhir tahun ini.

Edisi peluncuran Aptera tidak memiliki perubahan drastis dibandingkan dengan konsep mereka yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 2019.

Aptera

Desainnya tetap mempertahankan bentuk aerodinamis yang ramping dengan dua fender besar yang menutupi roda depannya, tetapi terdapat perubahan dalam hal warna dan paket pencahayaan yang dinamis.

Hal yang paling menarik dari desainnya terletak pada profil khas kendaraan ini yang memiliki koefisien drag sebesar 0,13, menjadikannya lebih aerodinamis daripada Mercedes-Benz EQXX dengan koefisien drag 0,17.

Aptera

Sementara itu, interior hanya dapat ditempati untuk dua orang, tetapi tetap dengan desain yang bersih dan minimalis, terdapat pula setir untuk mengemudi dan dua layar instrumen.

Aptera

Aptera diklaim mampu mencapai kecepatan 0-60 mph dalam empat detik dan memiliki kecepatan maksimum 101 mph. Namun, keunggulan sebenarnya dari kendaraan ini terletak pada motor listrik di setiap rodanya yang sangat efisien.

Kendaraan listrik ini mampu menempuh setidaknya 64 km dengan satu kali pengisian baterai. Angka tersebut memang lebih rendah daripada jangkauan 837 km yang dimiliki oleh Lucid Air.

Namun, Aptera dilengkapi dengan panel surya 700 Watt yang melapisi depan, atap, dan tutup belakangnya. Dengan panel-panel surya ini, Aptera dapat menempuh hingga 64 km per hari, asalkan tersedianya sinar matahari.

Artinya, Anda dapat mengemudi selama beberapa minggu atau bahkan bulan tanpa perlu khawatir mengisi ulang baterai secara konvensional.

Kabarnya Aptera sedang mengembangkan baterai yang lebih besar untuk meningkatkan jarak tempuh kendaraan hingga mendekati 1.000 mil (1609 km).

Aptera saat ini telah menyelesaikan desainnya, tetapi kendaraan listrik ini masih belum siap untuk diproduksi. Alasan utamanya tampaknya adalah kebutuhan akan pendanaan tambahan.

Perusahaan dikabarkan telah berhasil mengumpulkan $85 juta, dan masih perlu mengumpulkan tambahan $50 juta lagi untuk memulai memproduksi mobil pertama mereka. Aptera berharap dapat mengamankan dana yang diperlukan untuk memulai produksi pada akhir tahun ini.

Aptera juga memiliki rencana untuk mengembangkan model kendaraan lainnya, termasuk sedan dan SUV listrik.

Visi mereka adalah untuk menghadirkan kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan, Aptera berharap dapat menjadi pemain yang signifikan dalam industri kendaraan listrik di masa depan.